23 June, 2017

Polres Kebumen Tangkap 8 Anak Pelempar Kaca Bus

Busnesia - Polres Kebumen menangkap basah 8 anak yang sedang melempar bus yang melintas di jalur Selatan, Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (21/6/2017). Gerombolan anak ini merupakan warga Adikarso, Kecamatan Kebumen. Dalam dua bulan terakhir, sedikitnya ada 11 laporan yang datang terkait pelemparan batu ke armada bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Dalam laporannya, armada yang telah menjadi korban pelemparan di jalur Selatan antara lain Efisiensi, Sinar Jaya, Murni Jaya, Sumber Alam dan masih banyak yang lain. Puncaknya saat bulan Ramadhan ini, sejumlah bus tersebit mengalami kerusakan kaca bagian samping pecah hingga kaca depan bus.


Selama bulan suci Ramadan 1438 H tahun 2017, aksi pelemparan batu terhadap bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Jalan lingkar selatan sebelah barat RM Sop Ari memang marak terjadi, hal ini membuat resah sopir bus karena bisa mengancam keselamatan penumpang.

Kasubag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto mengatakan, pihaknya memang sudah lama mencari para pelaku pelemparan bus yang sangat meresahkan tersebut. Terakhir, agen Bus Efisiensi pada Rabu (21/6) melaporkan ke Polres Kebumen dan oleh pihak Polres Kebumen malamnya langsung diadakan penyelidikan di jalan lingkar selatan tepatnya di sebelah barat RM Sop Ari, dari penyelidikan itu petugas berhasil mendapati segerombolan anak-anak yang sedang berada ditepi jalan sambil memegang batu sebesar kelapan tangan anak itu.

"Atas banyaknya laporan tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan di jalan lingkar Selatan, dan mendapati segerombolan anak-anak yang sedang berada di tepi jalan sambil menggenggam batu sebesar kepalan tangan," katanya pada Kamis (22/6/2017).

Menurut Willy, kegiatan yang dilakukan oleh gerombolan anak nakal tersebit sangat membahayakan keselamatan penumpang. Terlebih memasuki musim mudik ini, volume kendaraan yang melintas di jalur utama Selatan itu semakin tinggi.

"Anak-anak nakal ini sengaja melempar kaca bus hanya untuk iseng bersama teman-teman mereka, biasanya dilakukan malam hari setelah sholat tarawih," ujarnya.


"Kedelapan anak ini masih dibawah umur, sehingga kami kembalikan kepada orang tua mereka. Meski begitu anak-anak ini juga diberikan sanksi pembinaan dan wajib lapor ke Polres Kebumen," pungkasnya.

Busnesia sendiri sangat mengapresiasi keberhasilan Polres Kebumen yang berhasil menangkap 8 pelaku pelempar kaca bus. Semoga kedepannya kejadian tersebut tidak terulang lagi.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers

Follow by Email