19 June, 2015

Mekanisme Dan Perawatan Air Suspension Pada Bus Sumber Alam 01 BL Berchassis Golden Dragon

AIR suspension, alias suspensi mobil dengan bantalan udara digunakan sebagai penopang bantingan dan pengganti fungsi per. Awalnya, sistem ini diperkenalkan oleh General Motors (GM) pada bis sekitar tahun 1958. Hingga kini penggunaanya banyak diaplikasi oleh berbagai mobil,bus dan trailer.
Berkat adanya bantalan udara, tekanan angin dapat diatur seusai dengan bobot terhadap ketinggian kendaraan. Intinya, termasuk komponen yang “adjustable”. Hal itu tentunya diperlukan sebuah peranti pompa udara dan tabung penyimpanan, sebelum disuntikan masuk lewat katup selenoid.
Dengan suspensi udara standar pabrik ini akan lebih meningkatkan kenyamanan dan stabilitas dari produk bus Golden Dragon milik PO Sumber Alam ini menjadi lebih terasa, baik dari sisi penumpang maupun pengendara bus. Suspensi udara ini memberikan kemudahan dalam hal perawatan dibanding dengan suspensi konvensional, dimana di dalam penggunaannya sehari-hari tidak dibutuhkan pelumasan bada bilah-bilah suspensi yang biasa dilakukan pada suspensi konvensional untuk mengurangi kebisingan. Sehingga jika terjadi kerusakan pada suspensi udara, maka cukup mengganti balon udaranya saja sebagai komponen utama dalam suspensi udara. 


Karena udara mempunyai sifat dapat ditekan maka udara dapat digunakan sebagai pegas. Udara digunakan sebagai bagian suspensi dari semua kendaraan otomotif pada ban dan bisa juga digunakan untuk menjalankan fungsi pegas. Udara yang ditekan digunakan untuk suspensi pada beberapa bus, ketinggian kendaraan dan pengendaraan dapat dikontrol secara otomatis terhadap berbagai perubahan beban penumpang. Artinya kendaraan akan tetap memiliki ketinggian yang sama dan pengendaraan terjadi dengan mulus baik dalam kondisi penumpang yang penuh atau kosong. 



Air suspension memiliki sistem kerja yang dimulai dari kompresor yang menyuplai udara ketabung, lalu dari tabung dibagi ke kaki-kaki lewat selenoid yang dihubungkan lewat selang udara. Pada air suspension pasti terdapat tombol beserta indikator untuk mengatur naik turunnya air suspensi sesuai keinginan dan mengontrol persediaan udara dalam tabung pada keempat roda, sebaiknya untuk tombol pengaturnya ditaruh didepan dashboard atau di sesuaikan keadaan kedudukan interior, yang terpenting adalah agar tombol pengatur mudah dijangkau pengemudi. 











Pada intinya air suspension sendiri tidak perlu perawatan, yang perlu dirawat adalah tabung penampung air pada kompresor dengan cara dibuang air-nya seminggu sekali. Selain itu karet balon dari air suspension juga perlu untuk diperiksa kondisinya. Sebaiknya karet balon meski tidak mengalami kerusakan, setelah 3 tahun diganti agar tetap layak untuk dipakai harian, karena bahan karet lama-kelamaan dapat mengeras dan retak, sehingga dapat terjadi kebocoran. Untuk tabung air suspension sendiri tidak perlu perawatan, karena seandainya bocor-pun masih bisa diperbaiki dengan mengganti seal tabungnya. Dan seperti yang saya saksikan sendiri ketika bus PO Sumber Alam 01BL berchassis Golden Dragon yang di kemudikan om Dhidhi Wahyu P melakukan penggantian balon untuk sisi kiri belakang hanya di perlukan waktu 30 menit saja oleh tim teknisi PO Sumber Alam.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

4 komentar

makasih mas catur sudah berkunjung di blog saya

Mas Widodo, ternyata punya perusahaan bus, ya?

Oh tidak pak Rasyid, ini milik PO Sumber Alam dan saya sekedar berbagi mengenai Air Suspention saja... Makasih untuk kunjungannya...

Terima Kasih

Followers

Follow by Email